![]() |
My Aves, Untuk belajar yang mulus |
Kamis, 12 September 2013
Senin, 02 September 2013
Belajar
Marketing
Marketing adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.
Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian
bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia
membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air
maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya
ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu
misalnya segelas air merek Aqua
yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang
sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang
juga mudah dibawa.
Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep marketing.Konsep itu adalah empat komponen dalam pemasaran yang terdiri dari 4P yakni
- Product (produk)
- Price (harga)
- Place (tempat, termasuk juga distribusi)
- Promotion (promosi)
Karena pemasaran bukanlah ilmu pasti seperti keuangan,
teori bauran pemasaran juga terus berkembang. Dalam perkembangannya,
dikenal juga istilah 7P dimana 3P yang selanjutnya adalah People
(Orang), Physical Evidence (Bukti Fisik), Process (Proses). Penulis buku Seth Godin, misalnya, juga menawarkan teori P baru yaitu Purple Cow.
Pemasaran lebih dipandang sebagai seni daripada ilmu, maka seorang
ahli pemasaran tergantung pada lebih banyak pada ketrampilan
pertimbangan dalam membuat kebijakan daripada berorientasi pada ilmu
tertentu.
Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaran adalah dalam menciptakan
waktu, tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalu menyerahkan
produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konsep
pemasaran). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar.
Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip
pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan
dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.
Menurut Kotler dan Keller : Marketing is an organizational function
and a set of processes for creating, communicating, and delivering value
to customers and for managing customer relationships in ways that
benefit the organization and its stakeholders (Sebuah fungsi organisasi
dan sekumpulan proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan dan
menghantarkan nilai kepada konsumen dan membangun/mengatur hubungan
dengan konsumen untuk keuntungan perusahaan dan pemetgang saham)
Sedangkan Marketing management : Marketing management is the art and
science of choosing target markets and getting, keeping, and growing
customers through creating, delivering, and communicating superior
customer value (seni dan ilmu memilih dan mendapatkan target pasar,
menjaga dan mengembangkan konsumen dan mengkomunikasikan nilai-nilai
bagi pelanggan). Jadi, yang terpenting dalam marketing (pemasaran)
adalah bagaimana kita seharusnya bisa menghantarkan value/nilai dari
sebuah produk yang kita jual kepada konsumen sehingga konsumen akan bisa
merasakan
manfaat dari produk yang kita jual.
manfaat dari produk yang kita jual.
Angka penjualan tidak penting?
Penting tidaknya sebuah angka penjualan dalam marketing tergantung
kepada orientasi/konsep pemasaran yang digunakan oleh perusahaan itu
sendiri. Kotler dan Keller membaginya menjadi empat jenis yaitu :
- Product Concept : Keyakinan bahwa konsumen akan memilih produk dengan nilai-nilai yang terbaik dari segi kualitas harga dan aspek lainnya yang berkaitan dengan produk tersebut.
- Production Concept : perusahaan meyakinin bahwa konsumen akan tertarik untuk membeli barang yang bisa didapatkan dengan mudah dan dengan harga yang murah.
- Selling Concept : Konsep menjual. Dengan konsep ini semakin banyak menjual akan menjadi saebuah nilai yang menjadi sangat baik.
- Marketing concept : dengan konsep ini menekankan kepada produk yang tepat kepada konsumen yang tepat.
Empat konsep diatas adalah konsep yang digunakan pada era 40-an sampai
dengan era 80-an yang sangat menekankan pada angka penjualan yang dapat
diraih oleh sebuah perusahaan. Keberhasilan proses pemasaran ditentukan
oleh angka penjualan yang dapat diraih oleh perusahaan tersebut.
Sedangkan Marketing Concept adalah pendekatan pemasaran yang
mengutamakan memberikan produk/layanan jasa
yang sesuai bagi pelanggan. Karena dalam konsep ini terpenuhinya
kepuasan konsumen saat menggunakan produk atau layanan kita lebih
penting dibandingkan dengan kuantitas produk atau layanan jasa yang
mampu dicapai oleh perusahaan. Dengan terpenuhinya kepuasan konsumen
yang diinginkan, diharapkan akan mampu membuat konsumen menjadi loyal
terhadap produk atau layanan yang kita berikan, terlebih lagi
konsumen yang terpuaskan akan melakukan promosi word of mouth dengan sendirinya.
konsumen yang terpuaskan akan melakukan promosi word of mouth dengan sendirinya.
Walau begitu angka penjualan tetap menjadi sebuah hal yang penting
karena angka penjualan menjadi sebuah patokan secara kuantitas apakah
produk kita sukses atau tidak dipasaran, tetapi tetap yang menjadi
sebuah hal yang paling utama adalah konsumen merasa nyaman dengan nilai
dari produk yang kita jual.
Keindahan Desain Sebagai Strategi Marketing
Sumber : March2012
Keindahan Desain Sebagai Strategi Marketin
Kamis, 29 Agustus 2013
Brosur Terunyu :3
Here's a thing, Initinya perkara ada tidaknya kekuatan gua dalam membuat desain, yang pasti gua suka banget sama brosur yang emang bikin ngundang kaya begini.. tapi sayang gak jadi di cetak. :|
Senin, 04 Maret 2013
Handling
okelah dimulai dari sini gua nggak akan bercerita banyak karna yang pasti orang-orang udah males mau baca yang panjang-panjang. di saat posisi lu dalam keadaan mendadak ada masalah pasti lu akan berpekiran untuk mengatasinya nggak ada buat kata menghindar, sekalipun berpikir panjang meluapkan sikap panik pasti, terdiam sejenak dan berpikir bukan kipa. Kendala seperti ini pasti akan selalu terjadi ya karna diumur kita yang masih emas begini banyak kesempatan dan masalah. Sebagai salah satu pemuda gua jga pernah ngerasain kok sama yang namanya kebingungan dalam situasi handling mendadak yang bikin panik.Nah! bagaimana cara mengatasinya?gua bukan pakar psikolog ataupun ketua organisasi tapi gua cuman mau berbagi masalah kaya beginian yang emang bikin kipa.So.. gua punya sedikit masalah yaitu tugas Vs. UKM yang selalu berantem semakin lama semakin mengangker nggak ada usaha bagi gua buat nyelesaiannya tutur gua ke para anggota UKM yaitu TUGAS sedangkan tugas yang gua dapet nggak terlalu banyak. aduuuuh -_- bohong besar ya gua. Tetapi ya memang gua ada sedikit kendala mengapa gua tidak melanjutkan apa yang sudah dipertanggungjawabkan oleh gua sendiri, karna sikap handling gua yang amat berantakan dan bikin kepercayaan orang-orang ke gua semakin pudar.Kemudian disaat orang-orang mempercayai gua sebagai teman yang baik mereka hanya sebatas menyapa dan memanggil karna kurangnya sikap handling yang gua miliki. Mungkin ini jadi suatu pelajaran bagi gua yg bisanya hanya melihat-lihat kelakuan orang yang minus menjadi pelajaran yang bisa mengintrospeksi diri.
Langganan:
Postingan (Atom)


