Senin, 02 September 2013

Belajar


Marketing

  
   Marketing adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia.
Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian bertumbuh menjadi keinginan manusia. Contohnya, seorang manusia membutuhkan air dalam memenuhi kebutuhan dahaganya. Jika ada segelas air maka kebutuhan dahaganya akan terpenuhi. Namun manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhannya namun juga ingin memenuhi keinginannya yaitu misalnya segelas air merek Aqua yang bersih dan mudah dibawa. Maka manusia ini memilih Aqua botol yang sesuai dengan kebutuhan dalam dahaga dan sesuai dengan keinginannya yang juga mudah dibawa.


Proses dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia inilah yang menjadi konsep marketing.Konsep itu adalah empat komponen dalam pemasaran yang terdiri dari 4P yakni
Karena pemasaran bukanlah ilmu pasti seperti keuangan, teori bauran pemasaran juga terus berkembang. Dalam perkembangannya, dikenal juga istilah 7P dimana 3P yang selanjutnya adalah People (Orang), Physical Evidence (Bukti Fisik), Process (Proses). Penulis buku Seth Godin, misalnya, juga menawarkan teori P baru yaitu Purple Cow.
Pemasaran lebih dipandang sebagai seni daripada ilmu, maka seorang ahli pemasaran tergantung pada lebih banyak pada ketrampilan pertimbangan dalam membuat kebijakan daripada berorientasi pada ilmu tertentu.
Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaran adalah dalam menciptakan waktu, tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalu menyerahkan produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konsep pemasaran). Seseorang yang bekerja dibidang pemasaran disebut pemasar. Pemasar ini sebaiknya memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia terutama pihak konsumen yang dituju.
Menurut Kotler dan Keller : Marketing is an organizational function and a set of processes for creating, communicating, and delivering value to customers and for managing customer relationships in ways that benefit the organization and its stakeholders (Sebuah fungsi organisasi dan sekumpulan proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan dan menghantarkan nilai kepada konsumen dan membangun/mengatur hubungan dengan konsumen untuk keuntungan perusahaan dan pemetgang saham)
Sedangkan Marketing management : Marketing management is the art and science of choosing target markets and getting, keeping, and growing customers through creating, delivering, and communicating superior customer value (seni dan ilmu memilih dan mendapatkan target pasar, menjaga dan mengembangkan konsumen dan mengkomunikasikan nilai-nilai bagi pelanggan). Jadi, yang terpenting dalam marketing (pemasaran) adalah bagaimana kita seharusnya bisa menghantarkan value/nilai dari sebuah produk yang kita jual kepada konsumen sehingga konsumen akan bisa merasakan
manfaat dari produk yang kita jual.

Angka penjualan tidak penting?
 
Penting tidaknya sebuah angka penjualan dalam marketing tergantung kepada orientasi/konsep pemasaran yang digunakan oleh perusahaan itu sendiri. Kotler dan Keller membaginya menjadi empat jenis yaitu :
  1. Product Concept : Keyakinan bahwa konsumen akan memilih produk dengan nilai-nilai yang terbaik dari segi kualitas harga dan aspek lainnya yang berkaitan dengan produk tersebut.
  2. Production Concept : perusahaan meyakinin bahwa konsumen akan tertarik untuk membeli barang yang bisa didapatkan dengan mudah dan dengan harga yang murah.
  3. Selling Concept : Konsep menjual. Dengan konsep ini semakin banyak menjual akan menjadi saebuah nilai yang menjadi sangat baik.
  4. Marketing concept : dengan konsep ini menekankan kepada produk yang tepat kepada konsumen yang tepat.
Empat konsep diatas adalah konsep yang digunakan pada era 40-an sampai dengan era 80-an yang sangat menekankan pada angka penjualan yang dapat diraih oleh sebuah perusahaan. Keberhasilan proses pemasaran ditentukan oleh angka penjualan yang dapat diraih oleh perusahaan tersebut. Sedangkan Marketing Concept adalah pendekatan pemasaran yang mengutamakan memberikan produk/layanan jasa yang sesuai bagi pelanggan. Karena dalam konsep ini terpenuhinya kepuasan konsumen saat menggunakan produk atau layanan kita lebih penting dibandingkan dengan kuantitas produk atau layanan jasa yang mampu dicapai oleh perusahaan. Dengan terpenuhinya kepuasan konsumen yang diinginkan, diharapkan akan mampu membuat konsumen menjadi loyal terhadap produk atau layanan yang kita berikan, terlebih lagi
konsumen yang terpuaskan akan melakukan promosi word of mouth dengan sendirinya.
Walau begitu angka penjualan tetap menjadi sebuah hal yang penting karena angka penjualan menjadi sebuah patokan secara kuantitas apakah produk kita sukses atau tidak dipasaran, tetapi tetap yang menjadi sebuah hal yang paling utama adalah konsumen merasa nyaman dengan nilai dari produk yang kita jual.


Keindahan Desain Sebagai Strategi Marketing
Sumber : March2012 


Keindahan Desain Sebagai Strategi Marketin
             

Kamis, 29 Agustus 2013

Brosur Terunyu :3



Here's a thing, Initinya perkara ada tidaknya kekuatan gua dalam membuat desain, yang pasti gua suka banget sama brosur yang emang bikin ngundang kaya begini.. tapi sayang gak jadi di cetak. :|

Senin, 04 Maret 2013

Handling


 okelah dimulai dari sini gua nggak akan bercerita banyak karna yang pasti orang-orang udah males mau baca yang panjang-panjang.  di saat posisi lu dalam keadaan mendadak ada masalah pasti lu akan berpekiran untuk mengatasinya nggak ada buat kata menghindar, sekalipun berpikir panjang meluapkan sikap panik pasti, terdiam sejenak dan berpikir bukan kipa. Kendala seperti ini pasti akan selalu terjadi ya karna diumur kita yang masih emas begini banyak kesempatan dan masalah. Sebagai salah satu pemuda gua jga pernah ngerasain kok sama yang namanya kebingungan dalam situasi handling mendadak yang bikin panik.Nah! bagaimana cara mengatasinya?gua bukan pakar psikolog ataupun ketua organisasi tapi gua cuman mau berbagi masalah kaya beginian yang emang bikin kipa.So.. gua punya sedikit masalah yaitu tugas Vs. UKM yang selalu berantem semakin lama semakin mengangker nggak ada usaha bagi gua buat nyelesaiannya tutur gua ke para anggota UKM yaitu TUGAS sedangkan tugas yang gua dapet nggak terlalu banyak. aduuuuh -_- bohong besar ya gua. Tetapi ya memang gua ada sedikit kendala mengapa gua tidak melanjutkan apa yang sudah dipertanggungjawabkan oleh gua sendiri, karna sikap handling gua yang amat berantakan dan bikin kepercayaan orang-orang ke gua semakin pudar.Kemudian disaat orang-orang mempercayai gua sebagai teman yang baik mereka hanya sebatas menyapa dan memanggil karna kurangnya sikap handling yang gua miliki. Mungkin ini jadi suatu pelajaran bagi gua yg bisanya hanya melihat-lihat kelakuan orang yang minus menjadi pelajaran yang bisa mengintrospeksi diri.

Rabu, 31 Oktober 2012

NGENA!

Inilah saatnya untuk memahami apa yang orang inginkan dan pengertian untuk saling memhami. Di ruang lingkup yang menurut gua ini adalah baru, gua merasa ada tonjokan yang harus di tahan dan ada pemahaman yang gua punya harus dibenarkan. Yaaa gua tau ini bukan lagi masa-masa remaja menuju dewasa ataupun kekanak-kanakan menuju remaja. Tetapi disaat inilah jalan kedewasaan yang harus dipilh dan dituntaskan secara sabar dan pelan-pelan, ada kemungkinan besar gua bisa terjerumus kedalam lubang hitam, bebas bagaikan burung tapi dapat penyesalan di akhir, sukses tanpa punya teman karna keinginan hasrat pribadi, jadi orang yang setengah-setengah dan tidak mendapatkan hasil yang memuaskan, atau jadi orang yang diam aja tanpa ada tujuan alias madesu. Dari presespsi gua tadi banyak pilihan yang bisa gua pilih mungkin inilah kata yang cocok buat gua "Hidup adalah pilihan" begitulah kata orang Indonesia, awalnya gua memang tidak memahami makna dari tuh kata dan DERRRRR TOOOSSS JEEDAAR!!!!! di detik ini pun akhirnya gua tau kalo nih kata NGENA banget apalagi setelah gua merapatkan diri untuk mengetahui lingkungan yang cukup mempengaruhi diri gua dan menjatuhkan/mengangkat gua. Ada banyak kemungkinan gua bisa lepas kendali dan akan sulit lagi untuk mengontrol kembali, hasrat dan keinginan pribadi pun bertarung dengan dengan mimpi dan harapan, semua hilang & semua hancur apa itukah kemauan gua? jawaban ini masih blur bagi gua. Ini saatnya gua berperang bukan berkomentar lagi hal-hal yang gua inginkan pun bisa menjadi badai dikehidupan sendiri. Sesekali gua melihat orang yang berpenampilan santai tanpa beban dan melihat orang yang selalu berketergantungan. Inti dari semua esay yang gua buat sendiri ini memang sangatlah tidak masuk akal bagi orang lain tapi ini keadaan gua sekarang. Ya terkadang gua tidak bisa mengendalikan diri seperti banteng (betina) yang diikat di pohon tua, dan banteng tersebut pun berhasil menjatuhkan pohon tua itu, dan banteng pun berlari sekuat tenaga dan mencari tempat yang nyaman menurutnya, setelah si banteng tersebut menemukan tempatnya disitu ada banyak serangga yang mengganggunya secara diam-diam akhirnya si banteng mencari tempat lain. Keesokan harinya si banteng menemukan tempat yang penuh dengan banteng-banteng betina tetapi sayang si banteng tidak diterima sama sekali oleh kelompoknya sendiri tanpa alasan, si banteng pun mencari tempat lagi dan akhirnya dia menemukan tempat yang nyaman dan penuh dengan rumput dan pohon subur, tetapi sayang tempat teduh itu begitu kotor. Tapi sang banteng pun tidak memperdulikan hal tersebut. Haha gua jadinya cerita kan... itu tadi sedikit cerita yang gua bikin ngarang malah bagus